Pdt. Paulus Pujianto, M.Th | Ibadah Raya | Minggu, 19 Juli 2020
Ayat bacaan : Roma 8 : 26-30
26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
30 Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.
Setiap orang pasti pernah mengalami masalah dan pergumulan hidup, mungkin sakit penyakit, krisis ekonomi, masalah keluarga dan seterusnya.
Banyak orang yang mengalami hal yang buruk, mempertanyakan Tuhan, menyalahkan Tuhan atau bahkan mulai timbul keraguan apakah Tuhan sebenarnya ada atau tidak.
3 Poin yang perlu kita pahami, sebagai orang percaya agar kita tetap kuat saat menghadapi berbagai pergumulan hidup, yakni:
- Allah turut bekerja
Tuhan kita bukanlah Tuhan yang bekerja hanya saat menciptakan langit bumi dan segala isinya. Tuhan kita adalah Allah yang hidup, yang masih bekerja sampai saat ini. Banyak orang yang beranggapan jika Tuhan masih bekerja sampai sekarang, mengapa banyak hal buruk terjadi dalam kehidupan manusia seperti perang, cacat, bencana, dst.
Pernakah anda menyalahkan Tuhan atas situasi buruk yang terjadi pada diri anda? - Allah Bekerja dalam Segala Sesuatu
Allah bekerja dalam segala sesuatu di dalam kedaulatan-Nya. Artinya, Allah turut bekerja dalam hal baik maupun mengijinkan hal buruk terjadi. Alkitab mencatat bahwa hal buruk digunakan oleh Iblis untuk mencobai orang percaya, tetapi Allah juga dapat menggunakannya untuk menguji dan memurnikan orang percaya, agar semakin serupa dengan Kristus.
Ingatlah : semua hal dapat terjadi, karena suatu alasan!
Pernahkah anda berhasil melewati suatu situasi yang buruk dan anda bersyukur untuk hal tersebut karena membuat anda menjadi orang yang lebih baik? - Allah Mendatangkan Kebaikan
Ingatlah bahwa Allah sangat mengasihi manusia. Dalam keadaan berdosa saja, Allah sudah mengorbankan anak-Nya yang tunggal. Apalagi setelah status kita sebagai anak-anak-Nya.
Oleh sebab itu, percayalah bahwa segala sesuatu yang kita alami diijinkan Allah untuk mendatangkan kebaikan.
Sekarang, mari kita instrospeksi diri; apakah kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan? Sebab firman Allah katakan: “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia!“
Kuncinya sekarang terletak pada diri kita dan seharusnya menjadi lebih mudah, karena hal ini ada dalam kontrol dan kendali kita sendiri.
Yakinkah anda sekarng bahwa Allah selalu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan? Jika ya, maka anda adalah orang yang mengasihi Tuhan. Orang yang mengasihi Tuhan tidak akan pernah menyalahkan Tuhan, sebab Tuhan memang tidak pernah salah dan anda seharusnya tidak perlu kuatir dalam menghadapi setiap pergumulan hidup. Sebab Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi Anda yang mengasihi Dia.
