Pdt. Paulus Pujianto, M.Th | Ibadah Raya | Minggu, 05 Januari 2020
Ayat Bacaan : Yeremia 31:3 (TJB)
Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya; Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.
Allah adalah kasih, oleh sebab itu Allah sangat mengasihi umat-Nya.
Kasih Allah kekal, tidak berubah dalam sikon apapun juga.
Kasih Allah tidak bersyarat.
“Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?” (Roma 8:35 TJB)
“Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?” (Roma 8:32 TJB)
“Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.” (1 Yohanes 4:11 TJB)
Sebagai orang percaya, kita juga harus mewartakan dan mengimpartasikan kasih Tuhan kepada sesama kita agar semakin banyak orang yang dapat menikmati kasih Bapa Sorgawi.
Setidaknya ada tiga karya yang sudah Allah lakukan sebagai wujud kasih-Nya kepada kita, yakni:
- Karya Penebusan (Yohanes 3:16 TJB)
“Karena begitu besar kasih Allah Bapa sehingga mengorbankan anak-Nya untuk menebus kita agar tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.“
Karya penebusan-Nya menjadi bukti paling dasar dari perwujudan kasih Allah Bapa. Sebagai ucapan rasa syukur kita akan kasih Allah, sudah seharusnya kita mewartakan karya penebusan ini kepada banyak orang yang belum percaya. - Karya Pemeliharaan (Matius 6:33 TJB)
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
Sebagai bukti kasih-Nya, Allah bukan hanya menebus, tetapi Allah juga berjanji untuk memelihara kehidupan kita. Oleh sebab itu, seharusnya kita tidak perlu kuatir akan apa yang akan kita makan atau yang kita pakai, selama kita mau berusaha dan mendahulukan kehendak Bapa. Dia adalah Bapa yang berkuasa, mampu dan mau untuk memelihara kita sebagai anak-anak-Nya. - Karya Masa Depan (Yeremia 29:11 TJB)
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”
Seorang bapa yang baik akan memikirkan dan merancang masa depan bagi anaknya. Jika saat ini kita sedang mengalami pergumulan, yakinlah bahwa Tuhan akan menolong dan menyediakan kemenangan di hari depan kita.
